Sabtu, 11 Desember 2010

Windows 8



Kali ini, Microsoft tampaknya bakal berhasil dengan Windows 8 mereka. Pusat-pusat penelitian mereka di seluruh dunia sedang mengembangkan teknologi untuk sistem operasi masa depan tersebut.

Suasana pada Konferensi Microsoft PDC (Professional Developer Conference) awalnya terasa cerah. Namun, kemudian wajah Steven Sinof­sky, President of Windows and Windows Live Division, menjadi membatu. “Apa yang Anda rencanakan untuk Windows 8 yang baru?”, tanya seorang reporter. Sinofsky terdiam sebentar. Reporter kembali mengulangi pertanyaannya. Akhirnya, Sinofsky menjawab, “Saya tidak me­nga­takan apa-apa. Windows 8? Itu Anda yang bilang, bukan saya.” Microsoft tetap tidak mau berkomentar walaupun beberapa detail tersebut bocor ke publik. Namun, detail tersebut hanya menyangkut perubahan de­ngan interface, bukan teknologi di baliknya.

Walaupun Microsoft tampak diam, secara internal mereka sudah berkonsentrasi dengan Windows 8. Berdasarkan bocoran dari pegawai mereka, ada dua skenario untuk jadwal release Windows 8. Dalam blog-nya, seorang developer menye­butkan 1 Juli 2011 sebagai awal dari Lifecycle Support. Saat ini, ia tidak lagi bekerja di Microsoft. Sumber lain, yang berasal dari sebuah presentasi, mengungkapkan bah­wa jadwal RTM (Release to Manufacturing) Windows 8 sekitar tahun 2012.

Salah satu alasan bagi Microsoft untuk tidak berkomentar seputar Windows 8 mungkin disebabkan oleh trauma Vista.
Banyak yang berharap Windows 8 dapat menghadirkan tekonologi yang tepat di masanya. Sepertinya, desakan tersebut muncul lantaran kesuksesan Windows 7 itu sendiri, sampai-sampai pengguna tidak ingin versi Windows yang lebih dari Windows 7. Menurut Forrester Research, hanya satu persen dari selu­ruh perusa­haan di AS dan Eropa yang mau melewatkan Windows 7 untuk menunggu versi selanjutnya. Selebihnya, 99 persen pasti meminta agar Microsoft tidak terburu-buru untuk mengganti Windows 7 menjadi Windows 8.



Tidak mengherankan bahwa seorang pegawai Microsoft melalui blog-nya (saat ini, postingan blog tersebut telah dihapus) mengungkapkan bahwa Windows 8 benar-benar berbeda dan pengoperasian komputer akan menjadi revolusi. Banyaknya keinginan untuk melakukan perubah­an merupakan suatu kebutuhan karena hardware platform untuk Windows saat ini semakin terkikis. Komputer mini, mulai dari smartphone sampai dengan iPad, saat ini merajai pasar dan banyak di antaranya yang tidak lagi menggunakan prosesor Intel, melainkan prosesor ARM yang tidak dapat menjalankan Windows.

Untuk Windows 8, Microsoft harus melakukan perubahan yang lebih besar. Panduan yang diperlukan untuk itu sudah tersedia berkat proyek-proyek penelitian mereka yang bertebaran di seluruh dunia. Mereka hanya tinggal menerapkannya saja. Paling tidak, terdapat empat proyek Microsoft yang menarik untuk masa depan Windows.

Sistem operasi Barrelfish:
Jalan pada semua hardware
“Kami hanya ingin melihat apakah sistem ini berfungsi”, jelas Andrew Baumann (developer) mengenai sistem operasi Barrelfish yang dikembangkan bersama dengan Universitas Zürich. Kelebihan Barrelfish terletak pada multikernel. Multikernel dirancang untuk berjalan pada beberapa prosesor sekaligus serta bekerja sama de­ngan prosesor lainnya, seperti GPU dari graphics card. Developer menyebut konsep mereka sebagai Multikernel OS, berbeda dibandingkan dengan monokernel pada Windows, Mac OS, dan Linux.

Barrelfish akan mengatur setiap core prosesor menjadi satu kernel. Setiap kernel bekerja sebagai node dalam sebuah jari­ngan core. Setiap node terdiri atas dua elemen. Elemen pertama bekerja dalam User Mode dan mengorganisir tugas-tugas untuk dan antar-CPU. Elemen ini identik dalam setiap kernel. Elemen lainnya akan mengambil peran Hardware Interface dan berfungsi sebagai CPU driver. Interface tersebut akan disesuaikan dengan hardware, misalnya command set dan karakteristik sebuah prosesor x86, ARM, ataupun GPU.

Manajemen distribusi CPU resource pada Barrelfish berbeda dibandingkan de­ngan Windows. Pada Windows 7, Microsoft mengoptimalkan Centralized Dispatcher Lock yang berguna untuk manajemen proses sehingga bottleneck tidak terjadi lagi ketika sistem harus bekerja dengan 8 atau 16 core. Oleh sebab itu, Windows 7 dapat berjalan pada sebuah komputer yang memiliki sampai 256 CPU. Namun, semakin banyak core, semakin kecil optimalisasi kinerja yang diperoleh.

Barrelfish mengatasi masalah ini secara lebih sistematis. Di sini, beberapa Dispatcher, satu untuk setiap Kernel, saling menyesuaikan satu sama lain. Komunikasi antara masing-masing kernel berlangsung melalui Remote Procedure Calls dengan mengalokasikan memory area bersama. Dengan mekanisme ini, jumlah dan jenis CPU yang digunakan tidak lagi memiliki batasan. Performa Barrelfish akan bertambah sesuai dengan jumlah CPU.

INI YANG DITAWARKAN WINDOWS 8: Banyak konsep dalam Barrelfish yang melangkah jauh ke depan. Namun, hanya dua yang terlihat menarik, yaitu kemudahan porting Barrelfish terhadap prosesor tipe lain, seperti prosesor ARM. Selain itu, Barrelfish menggunakan GPU melalui kernel terpisah pada saat dibutuhkan. Di sini, terdapat keuntungan performa untuk tugas-tugas spesifik yang sebelumnya kurang dapat direalisasikan. Namun, Barrelfish tidak menyediakan solusi otomatis untuk porting software yang diprogram dengan C atau C++ ke tipe prosesor lain.

Singularity OS:
Sistem anti-crash
Teorinya, Bluescreen selalu dihubungkan dengan Windows. Walaupun sudah berkurang, tetap saja tampilan biru masih muncul pada Vista dan Windows 7. De­ngan Singularity, Microsoft mengembangkan sebuah sistem yang tidak lagi mengenal Bluescreen. Tidak ada lagi istilah crash. “bahkan dalam environment yang tidak bersahabat sekalipun”, menurut pengembang Microsoft, Galen Hunt. Singularity dapat mengatasi masalah ini, karena sistem dipisahkan oleh software dengan proses yang sedang berjalan dan tidak dapat mengakses hardware.

Isolasi software hanya berfungsi pada program-program yang dijalankan dalam sebuah runtime environment, seperti aplikasi Java dan .NET. Runtime bertugas agar kode program tidak “terputus” dan tidak menghasilkan buffer overflow yang menyebabkan crash. Jadi, Singularity dapat mengatasi risiko yang muncul dari aplikasi yang kurang baik di program atau bahkan malware sekalipun.

Sayangnya, konsep tersebut tidak diterapkan secara penuh untuk Windows. Umumnya, program-program yang berhubungan dengan pengguna ditulis dalam bahasa, seperti C atau C++. Lantaran program tersebut langsung dijalankan dalam CPU, secara prinsip performanya menjadi lebih baik. Windows terproteksi dari potensi risiko yang dapat ditimbulkan oleh program. Program berjalan dalam User Mode CPU sehingga tidak memiliki banyak akses. Namun, langkah proteksi ini meminimalkan lompatan performa dari bahasa program tersebut.

Windows mencadangkan Kernel Mode untuk fungsi-fungsi sistem yang penting. Namun, Singularity dapat menjalankan semua aplikasi secara terproteksi dalam Kernel Mode. Walaupun dalam runtime environment, performa yang diperoleh masih sebaik program-program C pada Windows 7.

INI YANG DITAWARKAN WINDOWS 8: Sebelumnya, Kernel Mode hanya digunakan Windows untuk komponen hardware dari sistem operasi terutama driver hardware. Dengan software isolation, system service seperti interface COM yang digunakan terutama untuk ActiveX, juga dapat berjalan dalam mode ini. Untuk itu, komponen sistem tersebut ditransfer, misalnya ke dalam .NET Framework. Hasilnya, sistem menjadi lebih stabil, sehingga serangan malware dapat diminimalkan.

Browser Gazelle: Terlindungi dari serangan Internet
Browser ini merupakan aplikasi sentral dalam sistem operasi dan mungkin satu-satunya bagi kebanyakan pengguna. Tidak mengherankan ini memicu pertaru­ngan untuk membuat browser yang paling cepat dan aman. IE9 bakal diluncurkan pada akhir 2010 ini, mendahului kemunculan Window 8. Browser untuk Windows 8 nantinya adalah IE10.

Generasi IE9 secara teknis masih menyempurnakan kekurangan yang terdapat pada browser-browser sebelumnya. Performanya semain ditingkatkan de­ngan memanfaatkan resouce tambahan, seperti cadangan dari graphics card. Arsitektur browser lebih aman dengan menjalankan plugin ke dalam proses terpisah. Namun, browser tidak terlindungi dari serangan-serangan yang berkaitan, misalnya pencurian data. Cross Site Scripting berlangsung antara browser dan website. Jangan kaget, jelas Helen J. Wang yang memimpin Browser Project Gazelle di Microsoft. Generasi awal browser tersebut belum dikembangkan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

Oleh sebab itu, Gazelle tidak hanya memperhatikan macam-macam bahasa program, melainkan juga sumbernya. Gazelle dapat menjalankan JavaScript dari sebuah website yang terpercaya, seperti www.chip.co.id secara normal. Namun, bila script code di-load dari sumber-sumber di luar website CHIP, Gazelle akan menjalankannya dalam proses terpisah dengan hak akses terbatas.


Windows 8 Siap untuk Teknologi Baru

Dengan sistem operasi mendatang ini, Microsoft memiliki kesempatan untuk mengganti sebagian atau seluruh komponen sistem yang tidak aman dan usang.

64 Gantikan 32 bit: Windows 8 hanya akan ditawarkan untuk sistem 64 bit. Versi lain tidak efektif untuk hardware yang modern. Apalagi, software 32 bit masih tetap berjalan secara normal.

EFI Gantikan BIOS: Penerus BIOS, EFI, sudah mendukung sistem 64 bit dari Windows Vista dan Windows 7. Untuk Windows 8, Microsoft memianta produsen hardware agar membuat driver yang kompatibel dengan EFI untuk motherboard mereka.

.NET Gantikan COM: Sampai saat ini, program-program masih menggunakan interface COM untuk berkomunikasi dengan komponen sistem. Aplikasi komponen-komponen yang sensitif, seperti ActiveX, ke dalam .NET Framework mampu meningkatkan keamanan sistem.

MF Gantikan DirectShow: Mulai versi 8, Windows hanya menggunakan Media Foundation (MF) sebagai ganti DirectShow untuk repoduksi multimedia. MF menawarkan stabilitas dan performa yang lebih baik berkat Hardware-Acceleration melalui GPU.

Dari arsitektur ini, Gazelle menjadi seperti sebuah sistem operasi mini. Oleh sebab itu, namanya saat ini disebut ServiceOS. Dengan sistem ini, Gazelle juga dapat menjalankan file-file EXE, yaitu native code, dan juga mengaktifkan hardware eksternal seperti sebuah webcam atau GPS.

INI YANG DITAWARKAN WINDOWS 8: Konsep keamanan pada Gazelle maju selangkah, namun belum diimplementasikan dalam browser dan belum bisa membuat web menjadi zona yang aman. Arsitektur ini juga dapat diterapkan untuk IE10, tanpa harus menjadikan browser sebagai sistem operasi kedua, seperti yang didesain untuk Gazelle sebenarnya.

Package ManagementCoApp: Tidak ada lagi masalah software
Umumnya, program dikembangkan untuk platform Windows karena sistem operasi ini berjalan pada hampir 95 persen PC yang ada. Walaupun demikian, dukungan software sebenarnya bisa lebih baik, terutama untuk aplikasi-aplikasi open source. Banyak pengembang yang menganggap bahwa program-program yang kebanyakan merupakan open source untuk platform Linux, sulit untuk diporting ke platform Windows. Masalahnya sering terjadi saat software yang telah di-compile hendak menggunakan beberapa fungsi dalam DLL tertentu. Apakah programmer menemukan fungsi tersebut dalam versi yang sesuai pada setiap Windows. Tidak ada yang tahu.

Proyek CoApp dapat mengatasi masalah ini. Programer Microsoft, Garrett Serack, berencana untuk mengembangkan sebuah Packet Manager untuk platform Windows, seperti yang tersedia dalam dunia Linux. CoApp dikembangkan sebagai proyek open source. Menurut Serack, proyek ini baru dapat diaplikasikan dalam satu sampai dua tahun mendatang. Sebenarnya, proyek tersebut dirancang untuk Windows 8, namun juga dapat berjalan pada XP, Vista, dan Windows 7.

Starting point dari CoApp adalah Windows Side by Side (WinSxS). Berkat komponen sistem ini, berbagai versi DLL dapat bekerja sama satu sama lain. Saat sebuah software ter-install, melalui sebuah Manifest, software tersebut dapat menjelaskan versi DLL yang diperlukan. Apabila manifest tidak me­nyediakannya, Windows mengambil DLL versi yang standar.

Akhirnya, CoApp menawarkan sebuah platform untuk meng-compile source code program ke dalam Windows tanpa masalah. Bagi pengguna, ini berarti lebih banyak program open source dalam versi terbaru dan pengguna memiliki modul terpusat sehingga program dapat diaktualkan dengan mudah dan aman.

INI YANG DITAWARKAN WINDOWS 8: Versi Windows mendatang, tidak hanya meng­adaptasi proyek CoApp, melainkan juga diperluas menjadi software komersil. Bisa saja, sistem ini menjadi dasar untuk platform aplikasi sendiri. Sepertinya akan ada banyak lowongan pekerjaan baru. Untuk Windows 8, pada awal tahun, Microsoft mencari programer untuk kembali mengembangkan Update Client. Selanjutnya, Windows 8 akan menyediakan update dari produsen software yang sudah terpercaya, seperti pada driver hardware saat iRata Penuhni. Jadi, lubang keamanan terbaru, misalnya dalam Ado­be Reader, dapat ditutup dengan cepat.

KESIMPULAN: Microsoft mengembangkan sederetan proyek yang diharapkan dapat me­nyempurnakan core Windows agar performanya lebih cepat, serbaguna, dan aman. Itulah yang dijanjikan oleh Windows 8. Kemungkinan, Microsoft ingin membuat sebuah sistem operasi untuk semua platform, mulai dari smartphone sampai dengan komputer desktop. Tujuannya, kembali mendominasi pasar
http://facebook.com/rizal.spamer

Rabu, 08 Desember 2010

AMD Perkenalkan Tiga Prosesor Baru


AMD Perkenalkan Tiga Prosesor Baru


Jakarta - Produsen prosesor Advanced Micro Devices (AMD) memperkenalkan tiga buah prosesor barunya. Dua prosesor untuk Phenom II, dan satu untuk Athlon II.

Dikutip detikINETdari techtree, Rabu (8/12/2010), Ketiga CPU tersebut masih bekerja dengan soket AM3 dan AM2+, sehingga tidak membutuhkan sebuah mainboard baru untuk mengupgradenya.

Dari tiga prosesor baru tersebut, dua diantaranya datang dari seri Black Edition dengan unlocked multiplier. Yang pertama adalah Phenom II X6 1100T Black Edition, yang berjalan pada 3.3 Ghz dengan enam core-nya. Produk ini akan menggantikan prosesor enam-core pertama AMD Phenom II X6 1090T. Prosesor ini berharga USD 265 atau sekitar Rp 2,3 jutaan.

Prosesor kedua adalah Phenom II X2 565 Black Edition, dengan prosesor dual-core yang berjalan pada clock 3.4 Ghz, serta memiliki cache memori L3 6 MB. Prosesor ini akan menggantikan Phenom II X2 555 Black Edition running yang berjalan pada clock 3.2 Ghz. Harga prosesor ini USD 112 atau sekitar Rp 1 juta.

Yang terakhir adalah AMD Athlon II X3 455, prosesor triple core dengan clock 3.3 Ghz, yang bukan termasuk prosesor Black Edition. Produk yang dijual seharga USD 87 atau sekitar Rp 700 ribuan ini bakal menggantikan prosesor Athlon II X3 450. ( fw / eno )

Hacker Gagal Tembus Google Chrome

Hacker Gagal Tembus Google Chrome

Setiap browser utama di dunia tahun ini menjadi korban serangan para hacker dalam kompetisi hacking Pwn2Own yang berlangsung di Vancouve, Kanada.

Di ajang tersebut, hacker yang berhasil mengambil alih kontrol komputer lewat celah keamanan di browser diganjar hadiah 10 ribu dolar AS. Adapun untuk hacker yang sukses menembus iPhone ataupun ponsel Android mendapat kompensasi sebesar 15 ribu dolar AS.

Seperti VIVAnews kutip dari ZDNet, 30 Maret 2010, seluruh browser utama dunia dapat ditembus dalam hitungan menit. Termasuk browser terbaru yakni Internet Explorer 8, Firefox, dan Apple Safari.

Meski demikian, ada satu browser yang gagal ditembus oleh para maniak komputer tersebut. Google Chrome. Browser ini semakin mendapatkan reputasi baik sebagai browser yang handal. Pasalnya, para peneliti dan hacker yang terjun di kompetisi yang sama tahun sebelumnya, juga gagal menembus Chrome.

Selain Chrome, sistem operasi Android juga ternyata sangat tangguh dan tak dapat ditembus. Bandingkan dengan iPhone yang bisa dihack hanya dalam hitungan 20 detik saja.

Hasil uji coba pada kompetisi ini bukan berarti menandakan bahwa Google Chrome ataupun Android 100 persen aman. Akan tetapi artinya bahwa browser dan sistem operasi Google itu bukanlah target yang paling mudah ditembus.

Pangsa pasar ataupun jumlah hadiah juga bukanlah alasan mengapa para peneliti celah keamanan tersebut tidak fokus ke produk Google. Alasan peserta tidak terlalu fokus untuk meng-hack produk-produk Google adalah karena produk kompetitornya lebih mudah diatasi.

Kamis, 02 Desember 2010

Symantec Beri Lima Prediksi Utama Keamanan Internet 2011


JAKARTA, KAMIS – Ancaman keamanan Internet tahun 2011, diprediksikan Symantec, akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2011, para penjahat akan punya makin banyak cara untuk menyerang dan melakukan trik rekayasa sosial demi mencuri data.
Nah ini dia lima prediksi utama yang dirilis oleh Symantec Security Response untuk tahun 2011.
1. Infrastruktur akan makin banyak diserang, penyedia layanan akan merespon, tapi reaksi pemerintah lambat
Meskipun awalnya lambat, diperkirakan frekuensi dari serangan yang menargetkan infrastruktur akan meningkat. Menurut 2010 Critical Information Infrastructure Protection (CIP) Survey Symantec, 48% responden memperkirakan akan mendapat serangan di tahun depan dan 80% percaya bahwa frekuensi serangan seperti itu akan meningkat. Dengan kesadaran tinggi tersebut, diperkirakan para penyedia layanan akan melakukan pencegahan dengan perlindungan keamanan dunia maya agar selamat dari serangan tersebut. Namun pemerintah diperkirakan tidak akan memberikan banyak gerakan.
2. Kerentanan Zero-Day akan umum terjadi karena meningkatnya frekuensi dan dampak ancaman dengan target sangat khusus
Tahun 2010, Hydraq, alias Aurora, adalah contoh nyata kelas ancaman dengan target sangat khusus yang sedang berkembang. Ia mencoba menyusup ke dalam organisasi atau sistem komputer tertentu. Ancaman dengan target tertentu hanya memfokuskan pada sejumlah kecil organisasi atau individu dengan tujuan mencuri data yang sangat berharga atau infiltrasi/mengakses sistem target. Ancaman ini sifatnya sangat tersembunyi dan distribusinya rendah sehingga mengurangi kemungkinan vendor keamanan menciptakan deteksi tradisional untuk melindungi dari ancaman tersebut.
3. Meningkatnya penggunaan perangkat bergerak pintar mengaburkan batas antara penggunaan untuk bisnis dan pribadi yang memicu model keamanan TI baru
Lembaga riset IDC memperkirakan sampai akhir tahun, pengiriman perangkat mobile baru akan tumbuh 55%. Sementara itu Gartner memproyeksikan, dalam waktu yang sama, 1,2 milyar orang akan menggunakan ponsel dengan kemampuan konektivitas Web. Maraknya penggunaan ponsel pintar dan tablet ini membuat penyerang tergiur masuk ke perangkat-perangkat tersebut.
Karena penyebaran gadget ini tidak menunjukkan tanda-tanda akan menurun pada tahun yang akan datang, perusahaan-perusahaan akan tertarik dengan model keamanan baru untuk melindungi data penting yang tersimpan dan dapat diakses melalui perangkat ini.
Para manajer TI diperkirakan akan terdorong oleh kebutuhan bisnis untuk juga mengimplementasikan kebijakan-kebijakan keamanan Web yang lebih baik dan lebih rinci, khususnya untuk adopsi aplikasi Cloud dan aplikasi lintas platform.
4. Ketaatan pada regulasi akan lebih memicu adopsi teknologi enkripsi dibandingkan pencegahan pelanggaran data
Kendati perangkat bergerak makin banyak dipakai di perusahaan, kehilangan perangkat yang berisis data penting tidak selalu dilaporkan oleh karyawan. Tahun ini, Symantec memperkirakan regulator akan mulai menindak masalah tersebut dan ini akan mendorong perusahaan/organisasi untuk semakin meningkatkan penggunaan teknologi enkripsi, khususnya untuk perangkat bergerak.
5. Akan muncul sebuah lini depan baru dalam serangan yang dipicu oleh kepentingan politik
Dalam studi CIP Symantec, lebih dari setengah perusahaan mengatakan curiga atau cukup yakin bahwa mereka mengalami serangan yang diluncurkan dengan tujuan politik tertentu. Dahulu, serangan-serangan ini berjenis denial-of-service terhadap layanan Web. Namun, kini malware dipersenjatai untuk menimbulkan kerusakan di dunia nyata. Pada 2011, indikasi-indikasi yang lebih jelas mengenai upaya mengontrol perlombaan senjata digital yang saat ini berlangsung akan muncul ke permukaan

Jumat, 19 Februari 2010

Berita komputer

Intel Siap Luncurkan Processor Core i7 660UM Terbaru Kuartal Ketiga 2010

By admin on February 16th, 2010
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Intel akan terus memperbaharui penawaran prosesornya dengan sejumlah model-model terbaru yang akan mengadopsi arsitektur mikro terbarunya, yang mngkombinasikan dengan teknologi manufaktur generasi mendatang. Menurut rincian yang terbaru di bidang industri, produsen chip yang berbasis di California ini juga akan terus memperbaharui jajaran model CPU tegangan rendahnya, dengan rencana untuk menambahkan model Core i7 terbaru. Kabarnya prosesor ini dijuluki sebagai 660UM yang akan dapat mencapai kecepatan 2.4GHz, melalui overclock.

Prosesor baru Intel ini didasarkan pada generasi terbaru dari CPU dual-core Arrandale. Kabarnya model ini, sesuai dengan rincian diungkapkan oleh Fudzilla, dalam sebuah artikelnya baru-baru ini, yang memiliki kecepatan utamanya hanya 1.33GHz, sedangkan penyediaan pengguna akhir dengan empat thread. Keuntungan dari proses manufaktur yang maju dan kecepatan utama yang rendah diterjemahkan ke dalam TPD hanya 18W. Namun demikian, bagi mereka yang mencari untuk meningkatkan kinerja PC portabel mereka, prosesor yang dilengkapi dengan kemampuan untuk mencapai kecepatan 2.4GHz, dengan bantuan beberapa overclock.

Arrandale akan memberikan baik grafis maupun prosesor inti mati yang sama, yang berarti bahwa pengguna akhir akan mengambil keuntungan dari solusi energi yang lebih efisien. Core i7 660UM didasarkan pada Arrandale dan akan hadir dengan built-in Intel grafis, yang akan absen pada 166MHz dan mendukung meningkatkan kecepatan dari 500MHz. Dengan bantuan dari memori DDR3, inti grafis bisa naik hingga 800MHz.

Kabarnya prosesor Arrandale ini yang rencananya akan dirilis pada kuartal ketiga tahun 2010 ini, hadir dalam paket BGA dan menampilkan cache 4MB. Dirancang untuk menjadi salah satu perusahaan prosesor lebih cepat, yang pada akhirnya akan memiliki model 660UM untuk menggantikan model 640UM, di puncak teratas dari segmen kinerja Intel Ultra Thin ini. Dengan prosesor baru, seperti Core I5 520UM, 540UM, Core i7 620UM dan 640UM, tampaknya perlu dilihat perkembangan laptop di pasaran.

Google Buzz, Tandingan Twitter & Facebook dari Google

Google Buzz, Tandingan Twitter & Facebook dari Google

By thePinkFighter on February 9th, 2010
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Ketenaran Facebook dan Twitter ternyata membuat iri Google. Memang bukan perkara gampang untuk bisa memikat hati para netter di dunia untuk bisa tergabung dalam sebuah web jejaring sosial baru. Menyadari akan hal tersebut, Google pun mengambil langkah lain yang lebih berani dan lebih kreatif.

Mengkombinasikan produk lama dan yang baru. Itulah akhirnya pilihn Google yang mana kini tengah memperkenalkan Google Buzz ke ranah maya. Apa itu Google Buzz?

Masih dalam konteks dunia jejaring sosial pada umumnya, Google Buzz menawarkan kemudahan dimana kita bisa berbagi tulisan, foto, tautan bahkan video. Hanya bedanya kali ini semua bisa Anda lakukan dengan hanya menggunakan Gmail saja. Tanpa perlu repot mengatur ini itu. Pihak Google sendiri berharap dengan adanya mengedepankan sisi familiar Gmail dan kepopulerannya akan membuat Google Buzz lebih mudah diterima dan dicerna para penggunanya dalam waktu singkat. Gmail yang kini sudah digandrungi oleh 180 juta pengguna di seluruh dunia, tanpa ragu lagi membekali Google Buzz dengan 5 fitur andalan untuk berkompetisi di dunia jejaring sosial.

Fitur pertama yaitu Auto-following. Fitur ini secara otomatis membangun jaringan sendiri tanpa Anda perlu repot untuk mem-follow seseorang untuk saling terhubung. Google Buzz secara otomatis akan menghubungkan Anda dengan orang-orang yang biasa Anda ajak chatting atau kirim email menggunakan akun Gmail Anda. Sudah tentu ini berarti, hanya orang-orang terdekat Anda lah yang bisa mengakses konten Anda, jadi Anda tak perlu takut akan muncul spam-spam yang tidak jelas sumbernya.

Fitur kedua yaitu integrasi Gmail itu sendiri. Gmail kini memang mengalami banyak sekali perkembangan dari waktu ke waktu. Apalagi dengan penambahan fitur Google Buzz, kabarnya saat ini saja Google Buzz sudah terintegrasi dengan Picasa, Google Reader, Flickr dan juga Twitter. Di masa mendatang pihak Google pun ingin mengintegrasikan Google Buzz dengan yang lainnya lagi.

Fitur ketiga merupakan konsep perpaduan dari kemampuan yang dimiliki oleh Facebook dan Twitter, dimana kita bisa melakukan public dan private sharing. Dari Twitter, Google mengadaptasikan kontennya ini agar bisa di-index nantinya sehingga akan terlihat topik apa yang populer saat ini. Sedangkan dari Facebook, Google mengadaptasikan konten yang dikirim bisa ditujukan kepada orang-orang tertentu saja yang ingin Anda ajak berbagi.

Fitur keempt mengintegrasikan inbox dan item Buzz itu sendiri. Setiap percakapan di dalam kelompok Gmail beserta komentar-komentar akan masuk ke inbox. Ditambah lagi, adanya tambahan Recommended Buzz, yang merupakan cara otomatisasi konten yang mungkin saja akan membuat Anda tertarik atau sedang populer di kalangan teman-teman Anda.

Fitur kelima merupakan perluasan ke dunia mobile. Melihat perkembangan web mobile kini yang drastis meningkat bahkan juga sangat berpengaruh, Google tak melupakan untuk mengintegrasikan fitur ini ke versi mobile-nya. Kini Anda pun bisa mengakses Google Buzz dari mana saja dan kapan saja menggunakan perangkat iPhone ataupun Android Anda. Selain itu Anda juga bisa mengunjungi web mobile pada URL : buzz.google.com dan juga melalui Mobile Maps. Dengan itu, Anda bisa melihat langsung Buzz yang dikirim dari orang-orang yang berlokasi di dekat Anda saat ini. Nah, tunggu apalagi, jadilah yang terdepan untuk mencoba citarasa baru dunia jejaring sosial ala Google ini.

Windows 8 Kini Sudah Dimulai Pengembangannya

Windows 8 Kini Sudah Dimulai Pengembangannya


By thePinkFighter on February 11th, 2010

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.00 out of 5)

Loading ... Loading ...


Setelah cukup sukses dengan peluncuran Windows 7, kini Microsoft kembali memulai proyek barunya yaitu proses konstruksi generasi penerusnya Windows 8. Di sebuah website asal Rusia, Wzor, menyebutkan bahwa perusahaan Redmond rupanya kini memang tengah berkutat dalam pengembangan Windows 8 dan kini sedang melakukan perakitan ulang Windows. Wzor sendiri merupakan sumber informasi yang mencatat informasi akurat dari proses pengembangan yang kini tengah dilakukan oleh perusahaan software raksasa tersebut.


Perusahaan Redmond dilaporkan tengah melakukan proses eksperimen dengan Windows 8, dimana juga menawarkan Builds bulan lalu : 7702.0.100126-1751, 7703.0.100127-1845, 7704.0.100128-1900 dan 7705.0.100129-1930. Untuk Build 7705.0.100129-1930 sendiri telah dikompilasi pada tanggal 29 Januari 2010 lalu. Microsoft sendiri belum mau mengkonfirmasikan atau menyangkal fakta bahwa informasi yang dipaparkan oleh Wzor benar-benar valid.


Namun, perusahaan Redmond telah melakukan konfirmasi awal bahwa pada tahun 2009, mereka sudah mulai merencanakan pengembangan Windows 8, dan cukup masuk akal untuk memulai proses pembangunan sebenarnya karena sudah lebih dari setengah tahun setelah finalisasi Windows 7 diluncurkan. Sebelumnya kebocoran informasi ini mengungkapkan bahwa Microsoft sedang aktif.


Informasi dan screenshot di Build 6.1.7700.0.100122-1900 untuk Windows client dan server telah diterbitkan. Pengguna Windows Vista sudah tahu bahwa Build 6.1.7700.0.100122-1900 menggantikan tonggak perkembangan RTM dari Windows 7 dan Windows Server 2008 R2.


Informasi dibocorkan oleh seorang manajer program yang bekerja pada tim Windows (Windows Update) menunjukkan bahwa Sinofsky sedang mencari konsep keunggulan Windows 8 demi mengalahkan semua generasi Windows yang pernah ada. Hmmm, kita tunggu saja kiprahnya.